Rencananya mereka akan menggelar unjuk rasa menuntut kenaikan uang lembur. Karena selama ini uang lembur yang diberikan masih belum layak. Aksi itu urung dilakukan tapi 50 karyawan malah mendapat surat skorsing.
"Alasan perusahaan tidak jelas untuk memberi skorsing," kata Fauzi salah satu karyawa bagian packing kepada wartawan di lokasi, Senin (23/8/2010).
Para karyawan kini berkumpul di depan pintu masuk pabrik. Beberapa perwakilan kini sedang menemui pihak manajemen menanyakan surat skorsing bagi 50 karyawan. Sementara itu di depan pintu pabrik sendiri tertulis nama 50 karyawan yang menerima skorsing.
Manajemen perusahaan belum bisa memberi keterangan terkait masalah tersebut. "Kita masih belum bisa berkomentar," ungkap Kepala Personalia PT Sandi Jaya Amerta, Dudung.
(wln/wln)











































