Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan Mahnur, salah seorang warga sebelum berangkat ke sawah miliknya. Korban tergantung di sebuah pohon dengan tali plastik tepatnya di Dusun Susuhan. Dari penemuan tersebut saksi melaporkan ke perangkat desa setempat, yang dilanjutkan ke aparat kepolisan di Mapolsek Gampengrejo.
Polisi yang datang ke lokasi langsung menurunkan korban dari gantungan dan membawa jenazahnya ke RSUD Pelem, Pare, untuk diotopsi. Sementara dari olah TKP selain mengamankan seutas tali, polisi juga menemukan tas warna hitam berisi 2 potong batu muslim warna putih dan celana.
"Saksi awalnya akan berangkat ke sawah dan melihat korban sudah tewas gantung
diri. Kalau melihat kondisinya, korban tewas belum lama," ungkap Kapolsek
Gampengrejo AKP Mahyudi kepada wartawan di lokasi, Senin (23/8/2010).
Sementara dari identitas itu polisi belum bisa memastikan korban seorang santri. "Belum tentu karena ditemukan baju koko terus korban adalah santri. Untuk pastinya kami akan selidiki dulu," imbuh Mahyudi.
(fat/fat)










































