Polisi sudah mencari identitas korban di beberapa desa, namun hasilnya nihil. Polisi juga menyakini jika korban dihabisi di tempat lain setelah melakukan olah TKP. Lokasi penemuan mayat digunakan membuang atau mengbur korban.
Kanit Reskrim Polsek Ranuyoso Aiptu Suprayogi mengaku identitas korban masih kabur dan proses identifikasi sendiri masih terus dilakukan.
"Identitas korban sejauh ini masih kabur. Kami belum bisa memastikan, siapa nama dan di mana tempat tinggalnya," kata Suprayogi kepada wartawan di mapolsek, Minggu (22/8/2010).
Petugas menduga jika korban bukan berasal dari wilayah Kecamatan Ranuyoso. Dari tubuh korban terdapat luka bacok di bagian belakang kepalanya. "Dikatakan pembunuhan, karena korban ditemukan dengan luka bacok di bagian belakang kepala. Ada 3 luka bacok yang diperkirakan disebabkan benda tumpul dan tajam," tambahnya.
Sebelumnya, sesosok mayat tak beridentitas ditemukan tewas dibunuh. Pemuda dengan ciri-ciri tinggi 170 cm dengan tato kepala Indian di punggung kanan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir sungai, di Dusun Karang Tengah, Desa Tegalbangsari, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Sabtu (20/8/2010).
(fat/fat)











































