Lagi, Komplotan Pengedar Mata Uang Asing Palsu Diringkus

Lagi, Komplotan Pengedar Mata Uang Asing Palsu Diringkus

- detikNews
Minggu, 22 Agu 2010 10:00 WIB
Lagi, Komplotan Pengedar Mata Uang Asing Palsu Diringkus
Kediri - Satuan Reskrim Polres Kediri Kota berhasil kembali meringkus komplotan pengedar mata uang asing palsu. 5 Pelaku kali ini diamankan setelah sebelumnya dilakukan pengejaran hingga ke Jakarta Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, penangkapan
dilakukan setelah 5 anggota Tim Buru Sergap Satuan Reskrim, mengembangkan atas keberhasilan yang didapatkan sepekan lalu.

Namun sayang dengan alasan pemeriksaan, polisi enggan menyebutkan identitas pelaku. Polisi hanya menyebutkan adanya barang bukti berupa 1 tas besar berisi mata uang real Arab Saudi, serta sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam bernopol B 1397 SFS.

"Jangan sekarang eksposnya, mereka kan harus diperiksa dulu. Memang benar mereka pengedarnya atau apa peranannya kan belum diketahui," ungkap Kapolres Kediri Kota AKBP Mulia Hasudungan Ritonga, saat ditemui wartawan di Mapolres.

Mulia menambahkan, pihaknya dalam pemeriksaan juga memastikan jika barang bukti yang diamankan adalah mata uang asing palsu. Ini dilakukan setelah ke-5 pelaku hingga saat ini masih mengelak sebagai pengedar.

"Mereka mengaku itu uang bohong-bohongan, tapi menolak dikatakan pengedar. Katanya itu hanya simpanan untuk mainan, dan itu yang masih kami kejar," tegas 
Mulia.

Meski begitu polisi meyakini jika barang bukti yang diamankan adalah mata uang asing palsu. "Ada masternya, nggak mungkin kalau itu hanya mainan. Dugaan kami mereka bahkan tidak hanya  mengedarkan, tapi juga mencetak," ungkap Wakapolres Kediri Kota  Kompol Kuwadi mendampingi Kapolres.

Sementara Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Didit Prihantoro, ditemui di tempat terpisah membenarkan masih dilakukan pemeriksaan ke-5 pelaku.

"Malam ini akan dikebut, paling cepat besok pagi pemeriksaannya selesai. Kalau
soal ekspos anda tanya saja ke pimpinan, beliau yang punya kewenangan," ujar
Didit.

Sebelumnya, Minggu (14/8/2010) lalu 4 orang asal Jawa Barat juga diamankan
Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, karena diduga mengedarkan mata uang asing 
palsu. Dari tangan keempat tersangka, polisi mengamankan barang bukti senilai
hampir Rp 1 triliun.
(fat/fat)
Berita Terkait