Aksi pemukulan itu berawal saat korban melewati Jalan KH Agus Salim. Sesampainya di simpang 4, korban belok kiri menuju ke Jalan Kartini. Pelaku berseragam polisi itu mengejar menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion.
Korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku dan dipukul bertubi-tubi dengan tangan kosong hingga mengeluarkan darah segar. Pelaku sempat menanyakan SIM dan STNK, namun karena korban terluka, pelaku akhirnya melarikan diri.
Korban mengaku, polisi yang mengejar itu menggunakan seragam lengkap dan menggunakan rompi polisi warna hijau.
"Saya tidak kenal dan tidak sempat melihat wajahnya. Yang jelas menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion," ujar Laksamana kepada wartawan di Jalan Kartini, Kelurahan Kepanjin, Sumenep, Kamis (19/8/2010).
Dia merasa tidak mempunyai masalah dengan petugas. Namun, saat mengendarai sepeda motor Supra Nopol M 4967 VD, korban tidak menggunakan helm.
"Saya memang tidak menggunakan helm tapi bukan seperti ini caranya," ungkapnya.
Korban yang merasa dianiaya oleh oknum polisi, kini melaporkan kasusnya ke Polres
Sumenep dengan didampingi pihak keluarga dan warga yang mengetahui kejadian di
tempat kejadian perkara (TKP). (fat/fat)










































