"Pelaku juga menyerang anak-anak," kata Kapolsek Siliragung, AKP Subandi, kepada
detiksurabaya.com, di kantornya, Rabu (18/8/2010).
Karena itulah, lanjut Kapolsek, massa marah dan balik menyerang pelaku yang
diketahui bernama Robiyansah (20). Akibatnya, sekujur tubuh pelaku mengalami
lebam-lebam terutama bagian wajahnya.
Nyawa warga Dusun Kaliputih Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, ini terselamatkan setelah polisi membubarkan aksi massa tersebut. Polisi sempat terkecoh dengan tingkah laku pelaku yang mirip orang gila.
Namun setelah diamati beberapa lama, ternyata kejanggalan itu disebabkan pil distro yang diminum bersama dengan arak api. Pengamen jalanan ini mengaku menenggak 30 butir distro sekaligus.
"Saya minum distro campur arak api, jumlahnya 30 butir saya belinya Rp 5 ribu," aku Roby, sambil memegangi wajahnya yang terlanjur bengkak akibat dimassa.
Roby membantah jika dirinya mengamuk dan menyerang warga. Ia merasa hanya
melambai-lambaikan tangannya ke tiap pengendara yang lewat. Tujuannya tak lain
mencari tumpangan untuk pulang ke desanya seusai mengamen.
"Saya hanya melambai-lambaikan tangan, tiba-tiba saya dipukuli orang banyak,"
kenangnya.
Mungkin ceritanya akan berbeda. Seandainya Roby mencari tumpangan di tepi jalan
dengan tidak dalam kondisi setengah mabuk.
(fat/fat)










































