Pantauan detiksurabaya.com, bagian body kapal lebih dulu berhasil diangkat dan ditempatkan di tepi muara sungai berjarak sekitar 20 meter dari titik terbenamnya kapal. Sementara hingga saat ini upaya evakuasi difokuskan pada pengangkatan mesin kapal yang terkubur di bawah permukaan pasir.
"Jadi yang masih bisa kita selamatkan sementara ini adalah mesin. Mesinnya ini akan kita bawa ke Jakarta sebagai bukti ke asuransi," kata Hannung Fito Wibowo (37), Marine Superintendent P&I Surveyor PT Camarindo, perusahaan yang menangani asuransi kapal kepada detiksurabaya.com di lokasi, Jumat (13/8/2010).
Meski berhasil ditangani, namun kondisi kapal yang sedianya akan menempuh perjalanan menuju Mentawai, Sumatera Barat tersebut tidak utuh lagi. Badan kapal pecah berantakan. Beberapa bagian menyisakan puing yeng berceceran di pantai.
Tak ada korban jiwa namun kerugiannya sendiri ditaksir mencapai Rp 4 miliar. Sedangkan peralatan navigasi dan perlengkapan kapal berhasil diselamatkan tim Polair Pacitan. "Kapalnya sendiri baru berusia setahun dengan mesin Lehman Saber," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapal Pesiar Seavani terdampar di perairan Pacitan setelah mengalami kerusakan mesin. Saat berlindung di teluk, kapal terhempas gelombang tinggi hingga ke pinggir. (fat/fat)










































