Peristiwa itu terjadi saat kedua bocah ini ikut beberapa orang dewasa bersih-bersih di sungai. Tiba-tiba, Dian terpeleset dan jatuh ke sungai. Karena tidak bisa berenang, tubuh bocah kecil itu cepat sekali terbawa arus sungai.
Sementera temanya, Agustin yang melihat itu berusaha memberi pertolongan kepada korban. Namun, dia malah ikut terseret arus hingga keduanya hilang di bawa aliran sungai Bengawan Solo.
Selanjutnya, sejumlah warga berusaha melakukan pencarian terhadap kedua bocah ini. Hasilnya, Dian ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian dan Agustin ditemukan di sungai Desa Kemiri, Kecamatan Malo dan berjarak sekitar 2 km dari lokasi kejadian.
"Kedua korban sudah ketemu. Tapi, keadaanya sudah tidak bernyawa semua," kata Udin, salah satu warga.
Sementara itu, petugas kepolisian juga ikut melakukan pencarian terhadap jenazah korban. Setelah ditemukan, kedua korban diperiksa terlebih dulu oleh petugas sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
"Korban langsung diperiksa dokter di lokasi kejadian. Tidak dibawa ke rumah sakit. Setelah itu, kedua korban diserahkan ke pihak keluarga," terang Kapolsek Kasiman AKP Syaifudin.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, polisi memastikan bahwa kedua korban tewas karena tenggelam. Di tubuh mereka, tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan sama sekali. "Kesimpulan sementara, kedua korban tewas tenggelam," tuturnya. (wln/wln)











































