Untuk sementara kebakaran diduga akibat konsleting listrik pada mesin. "Kalau penyebabnya kami belum tahu, dugaan sementara akibat konsleting pada mesin,"
kata Kapolsek Kasembon AKP Ahmad Irianto kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Selasa (10/8/2010).
Menurut Irianto dari hasil keterangan sejumlah saksi serta korban, bagian mesin
mobil mendadak meledak ketika Sofi'i (27), sopir mobil menghentikan kendaraan tepat di lokasi. Namun bagian yang mana yang meledak, hingga kini belum diketahui secara jelas.
"Mana yang meledak atau konslet kami belum tahu," tegasnya.
Ledakan hingga mengakibatkan mobil terbakar secara cepat membuat para penumpang panik dan hampir semuanya mengalami luka bakar. Khusus untuk korban tewas, diduga karena tertidur saat kejadian. "Korban tewas masih anak-anak, diduga tertidur saat kejadian," terangnya.
Sementara sopir masih shock dan belum bisa dimintai keterangan. Untuk sementara ini pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Untuk penyelidikan lebih jauh pihaknya kini menunggu Tim Identifikasi Polres Malang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Sopir masih shock berat hingga kami belum dapat meminta keterangannya. Kita
datangkan tim identifikasi, sampai saat ini kami masih menunggu kedatangan mereka untuk meneliti bangkai mobil itu," jelas Irianto.
Seperti diberitakan, sebuah mobil Mitsubisi L300 N-1193-KB meledak dan terbakar di
Jalan Raya Dusun Rukem, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Senin (9/8/2010) sekitar pukul 23.00 WIB. 1 Korban tewas dan 9 mengalami luka bakar.
(fat/fat)











































