Tolak Desalinasi Air Bengawan Solo, Warga Datangi Kantor MCL

Tolak Desalinasi Air Bengawan Solo, Warga Datangi Kantor MCL

- detikNews
Senin, 09 Agu 2010 10:11 WIB
Tolak Desalinasi Air Bengawan Solo, Warga Datangi Kantor MCL
Bojonegoro - Warga dan elemen mahasiswa di Bojonegoro menggelar aksi unjuk rasa. Mereka melakukan aksi di depan kantor Mobil Cepu Ltd (MCL)-anak usaha ExxonMobil Indonesia yang menjadi operator Blok Cepu. Mereka menolak rencana desalinasi atau penyulingan air Bengawan Solo.

Suplai air memang dibutuhkan untuk proses produksi minyak. Tujuannya untuk meningkatkan tekanan di dalam sumur, sehingga bisa memicu produksi minyak. "Kita menolak rencana desalinasi air Bengawan Solo," kata Mustakim salah satu korlap aksi kepada detiksurabaya.com di sela-sela aksi unjuk rasa di kantor MCL di Jalan Untung Suropati, Bojonegoro, Senin (9/8/2010).

Menurut Mustakim, jika air Bengawan Solo diambil yang terkena dampaknya adalah para petani. Selama ini air Bengawan Solo digunakan untuk irigasi. "Bengawan Solo fungsi utamanya untuk irigasi. Kalau digunakan pas kemarau maka petani akan kekurangan," ungkapnya.

Dia meminta pemkab dan juga DPRD untuk mengkaji ulang rencana itu. Mereka juga mendesak ExxonMobil untuk merubah plan of developmentnya dan mengkaji ulang rencana desalinasi air Bengawan Solo. "Kita minta MCL mengajak masyarakat lokal dalam rencana desalinasi dan kegiatan migas," tandasnya.

Aksi ini dijaga ketat aparat keamanan dari Polres Bojonegoro. Pintu gerbang kantor MCL tampak tertutup. Hingga saat ini belum ada pihak dari MCL menemui pengunjuk rasa. (wln/wln)
Berita Terkait