"Sebagai aktivis yang membela buruh, pastinya mempunyai musuh. Itulah yang kini kami selidiki agar bisa mengungkap pelaku di balik aksi penembakkan itu," kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hartoyo, kepada detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Minggu (8/8/2010).
Meski demikian, Hartoyo enggan membeberkan sejauh mana penyelidikan mengarah pada kelompok atau perseorangan yang menyimpan dendam terhadap korban. "Kalau dijelaskan ya sulit, karena kita masih selidiki," katanya.
Selain itu, polisi juga menyelidiki kasus-kasus pendampingan hukum yang kini dikawal oleh korban. Kasus-kasus mayoritas pembela buruh ini kesemuanya masih dipelajari. "Apakah ini terkait dengan kasus yang dia tangani masih kita pelajari," tegas Hartoyo.
Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Luthfi Khafid (45), Ketua Umum Solidaritas Perjuangan Buruh Indoensia (SPBI) diberondong peluru orang tak dikenal, Sabtu (7/8/2010), dini hari.
Tidak ada korban jiwa atau luka dalam aksi penembakkan ini.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan empat proyektil yang diduga kuat berasal dari peluru yang dimuntahkan pelaku. Tembakkan dua orang tak dikenal itu mengenai jendela depan, serta mobil milik korban yang diparkir yang di depan rumah di Jalan Raya Cokro, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
(bdh/bdh)











































