Menurut Parno (45) warga setempat kepada wartawan, kejadian itu terjadi pada pukul 05.30 WIB, Sabtu (7/8/2010). Nenek itu berjalan di perlintasan tanpa menyadari ada kereta yang melaju dari arah barat. Kereta itu kemudian langsung tubuh sang nenek dalam posisi melintang.
"Tadi waktu saya mengairi sawah nenek itu merangkak dah saya teriakin tapi sepertinya tidak mendengar. Nenek itu langsung tertabrak dan tubuhnya hancur," kata Parno di lokasi kejadian.
Sementara Kapolsek Barat Supriono mengatakan, korban belum diketahui identitasnya dan dibawa ke RSUD Dr Sayidiman Magetan untuk di visum.
"Kondisinya hancur, usus terburai kaki kanan putus dan tangan juga putus," ungkap Supriono.
(wln/wln)










































