Pria tersebut diketahui bernama Kastur (39), warga Dusun Prembugan, Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Korban tewas setelah ditabrak kereta api KRD dengan nomor loko 988 cc 2011, jurusan Bojonegoro - Surabaya. "Tidak ada yang tahu persis kejadianya. Tiba-tiba ia berada di tengah rel hingga tewas ditabrak kereta api," kata Wahyu, salah satu warga.
Termasuk motif bunuh diri yang dilakukan oleh Kastur, sejumlah warga juga mengaku tidak paham sama sekali. "Katanya sih memang sengaja bunuh diri. Tapi kita tidak tahu kenapa dia sampai nekat seperti ini," sambung pemuda bertubuh tegap ini.
Akibat tertabrak kereta, tubuh korban sempat terseret beberapa meter dan rusak parah. Warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung berusaha menolong setelah mengetahui kejadian tersebut. "Lukanya sangat parah. Dan sekarang sudah dilarikan ke kamar jenazah rumah sakit umum (RSU) Sumberrejo," sambungnya.
Kapolsek Sumberrejo, AKP Boel Hutasoit, menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap perkara ini. Termasuk membuktikan apakah korban sengaja bunuh diri atau bagaimanya. "Menurut keterangan saksi, korban tetap diam saja saat mendengar sirine keras dari kereta yang datang. Dan kita masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap perkara ini," kata Kapolsek.
Selain olah TKP (tempat kejadian perkara), polisi juga masih mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi. "Sejumlah saksi masih terus kita mintai keterangan untuk kepentingan penyidikan. Sedangkan korban sudah dilarikan ke rumah sakit," sambungnya. (bdh/bdh)











































