Tabung Meledak Karena Ruangan Pengap

Balai Desa Terbakar

Tabung Meledak Karena Ruangan Pengap

- detikNews
Jumat, 06 Agu 2010 11:42 WIB
Tabung Meledak Karena Ruangan Pengap
Bojonegoro - Hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian, kebakaran yang terjadi Balai Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Bojonegoro diakibatkan tabung elpiji 3 kilogram. Ini karena ruangan pengap sehingga menyebabkan tabung meledak dan mengeluarkan api.

Meskipun Kepala Desa (Kades) Sukowati menyatakan bahwa tabung elpiji dalam keadaan kosong, diduga masih ada sisa gas di dalam tabung tersebut.

"Kemungkinan besar, karena ruangan pengab, katup tabung tersebut jebol hingga mengakibatkan kebakaran. Namun, untuk memastikan semuanya kita masih terus melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi," kata Kapolsek Kapas AKP Thabita Resley di lokasi kejadian, Jumat (6/8/2010).

Memang, bangunan tembok berkuran 6x3 meter di halaman depan samping Balai Desa Sukowati yang digunakan sebagai gudang penyimpanan barang dan kantor PKK tersebut tampak sangat kurang ventilasinya. Apalagi, di dalam ruangan itu, tabung elpiji 3 kilogram yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran ini disimpan di atas mimbar dari kayu dan di atasnya terdapat tumpukan spanduk.

Selama pemeriksaan, polisi tidak memasang Pilce Line di gedung yang sudah hangus tersebut. "Kita hanya mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Yakni tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang sudah hangus, sejumlah spanduk yang terbakar dan beberapa barang bukti lainya," ungkap Thabita.

Sampai saat ini petugas juga masih meminta keterangan dari dua orang saksi yang tahu persis tentang peristiwa kebakaran tersebut. Mereka adalah Kadiran, pegawai Balai Desa Sukowati dan Ali Yuwono, salah satu warga yang ikut memadamkan api saat kebakaran tersebut.

Menurut Kadiran, saat kebakaran itu terjadi, ia sedang sibuk memasang umbul-umbul di halaman Balai Desa bersama Kepala Desa (Kades) Sukowati, Sidik.

"Tiba-tiba ada asap mengepul. Kemudian kami mendobrak pintu dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya," tutur Kadiran.

Sementara menurut Ali Yuwono, dirinya sedang berada di samping Balai Desa. Ketika itu, dia mendengar teriakan dari Kades Sidik tentang adanya kebakaran. Dan spontan, ia ikut mendekat untuk berusaha memadamkan api.

Kebakaran di Balai Desa Sukowati terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Saat itu, sejumlah perangkat desa sedang sibuk memasang spanduk dan umbul-umbul di halaman Balai Desa untuk menyambut HUT RI. Tiba-tiba, mereka dikejutkan kabakaran yang terjadi di gudang yang di dalamnya terdapat tabung elpiji 3 kilogram.

Setelah mendobrak pintu yang terkunci dan berhasil memadamkan api, mereka langsung mengangkat tabung elpiji dan sejumlah sampanduk yang terbakar keluar dari ruangan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya sejumlah spanduk, mimbar dari kayu terbakar dan ruangan gosong akibat kebakaran. Namun, peristiwa itu menyisakan trauma bagi sebagian pegawai dan warga sekitar lantaran ledakan tabung elpiji semakin kerap terjadi.

(wln/wln)
Berita Terkait