Direncanakan bakal dihelat pada Kamis (5/8/2010) sore di Stadion Brawijaya, Kediri, laga antara Persik kontra Persebaya dipastikan batal digelar. Sebab utamanya adalah keengganan kubu 'Bajul Ijo' bertarung di lokasi yang telah ditetapkan.
Pihak Persebaya memutuskan menolak bertanding karena laga tersebut tak mendapat izin dari Kapolres Kediri Kota dalam surat yang dikeluarkan pada 3 Agustus. Pihak kepolisian meminta pertandingan dilaksanakan di luar Jawa Timur.
PT Liga Indonesia sebelumnya sempat berpesan pada Panpel Persik untuk tetap menggelar laga meski tanpa mendapat izin dari pihak kepolisian. Namun ternyata pihak Persebaya tetap pada pendiriannya untuk menolak bermain.
Penolakan Persebaya tersebut ternyata tak lantas membuat Persik dinyatakan kalah WO, yang akan memastikan Persebaya maju ke babak playoff. Soalnya CEO PT Liga, Djoko Driyono, menyebut kalau pihaknya akan melakukan investigasi atas gagalnya laga tersebut. Keputusan melakukan investigasi tersebut mendapat sambutan hangat dari kubu Persik.
"Kalau kami harapannya ya jangan sampai kalah WO, karena memang sebenarnya kami siap bertanding. PT.Liga sebelumnya kan juga sudah memerintahkan pertandingan digelar meski tanpa ijin keamanan, jadi nggak ada alasan sebenarnya ini dibatalkan," ungkap pelatih Persik Agus Yuwono.
Peluang Persik untuk memenangi laga kontra Persebaya sesungguhnya terhitung sulit. Untuk bisa memastikan lolos ke playoff, Persik harus menang dengan selisih tujuh gol. Sementara untuk bisa lolos, Persebaya wajib menang dengan selisih tiga gol.
(fat/fat)










































