Pantauan detiksurabaya.com, kedatangan Bonekmania ke Kota Kediri mulai Rabu (4/8/2010) malam. Setelah sempat diinapkan di Mapolres Kediri Kota, 30 orang datang pada Kamis (5/8/2010) pagi mereka dipulangkan.
"Kami sudah berikan sarapan dan persilahkan mereka mandi. Selanjutnya, kami
pulangkan mereka dengan trantis sampai ke Kertosono," ungkap Wakapolres Kediri
Kota Kompol Kuwadi, saat ditemui wartawan seusai rapat koordinasi lanjutan di
Press Room Stadion Brawijaya.
Selain 30 orang yang sudah dipulangkan, Kuwadi mengaku pihaknya akan mengambil langkah yang sama untuk Bonekmania yang kemungkinan akan terus berdatangan. "Contohnya barus saja terjadi. Sekitar 25 Bonekmania langsung diangkut trantis oleh teman-teman Brimob, saat baru sampai di Jongbiru (Perbatasan Kabupaten dan Kota Kediri)," imbuhnya.
Kuwadi mengaku, pemulangan Bonekmania ini dilakukan atas dasar larangan datang, yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh Panitia Pelaksana Pertandingan. Selain itu keputusan batalnya laga tunda dan menekan kemungkinan terjadinya kerusuhan.
"Kalau mereka memaksa kan nggak ada artinya, karena hari sudah tidak ada
pertandingan. Makanya kami akan tetap siaga, memulangkan berapapun Bonekmania
yang datang ke (Kota) Kediri," tegasnya.
Pantauan detiksurabaya.com proses pemulangan ini berlangsung alot. Puluhan
Bonekmania yang baru tiba di Stasiun Kediri Kota menolak diangkut dengan trantis untuk dipulangkan, sampai akhirnya diizinkan tetap bertahan, namun diwajibkan membuat surat pernyataan tak akan membuat onar di Kota Kediri.
Sebelumnya, setelah sempat simpaang siur laga tunda antara Persik vs Persebaya
akhirnya positif dibatalkan. Ini setelah Persebaya menolak bertanding bila tetap digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, dengan dasar Surat Keputusan Kapolres Kediri Kota yang meminta laga dilaksanakan di luar Jatim. (fat/fat)











































