Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan Garuda Putih kontra Garuda Merah di Stadion Gajayana, Rabu (4/8/2010), terancam batal setelah Polda Jatim tidak memberikan izin pertandingan.
Akibat pembatalan mendadak itu, Ketua Panitia Penyelenggara Erwiyantoro mengaku pihaknya sampai kelabakan dan harus bersiap menanggung biaya kerugian operasional termasuk tiket dan media partner.
"Semua telah kami siapkan, termasuk siaran langsung dari media partner ANTV, karena pembatalan ini panitia dapat merugi hingga 500 juta rupiah, biaya terbanyak untuk ANTV," ujarnya.
Dia menambahkan, panitia tidak dapat menunda penyelenggaraan kegiatan amal ini, karena jadwal kegiatan telah ditentukan, serta para pemain harus kembali beraktivitas di masing-masing klub. Selain itu juga empat pemain naturalisasi harus kembali ke Eropa Tanggal 9 Agustus 2010 mendatang.
"Laga disini (Malang) tidak mungkin kita tunda. Kalau di Surabaya tanggal 7 Agustus 2010 tetap berlangsung," ucapnya.
Laga amal Garuda Merah VS Garuda Putih ini rencananya dihelat di dua tempat pada waktu berbeda. Yang pertama di Malang pada 4 Agustus 2010 sedari pukul 15.30 WIB dan yang kedua di Surabaya pada 7 Agustus 2010 sedari pukul 19.00 WIB.
Pertandingan tersebut rencananya digelar untuk memberikan bantuan kepada Lucky Acub Zaenal putra pendiri PS. Arema yang sakit, selain juga untuk mempromosikan empat pemain naturalisasi.
Formasi tim Garuda Merah dan Garuda Putih sendiri akan diisi sederet para pemain sepakbola di Tanah Air dari hasil polling di Facebook. Kedua tim ini akan diarsitekki oleh Jaya Hartono dan Rachmat Darmawan pelatih Sriwijaya FC.
(bdh/bdh)











































