"Saat melintas di jembatan, saya menemukan kardus yang mencurigakan. Setelah saya buka, ternyata ada bayi laki-laki didalamnya," ujar Sanito kepada anggota Polsek Palengaan yang mengumpulkan data di TKP.
Menurut Sanito, bayi laki-laki itu dalam kondisi lemas. Meski begitu, tubuh bayi itu dalam keadaan bersih tanpa ari-ari. Di dalam kardus, Sanito menemukan kain panjang yang biasa untuk menggendong bayi.
Setelah ditemukan, bayi mungil berbobot 32 ons itu langsung dibawa ke Puskesmas Palengaan. Untuk keperluan penyelidikan, polisi melakukan puldata di sekitar Desa Palengaan Daya.
"Untuk sementara, bayi tak berdosa itu kami titipkan di puskesmas untuk menjalani perawatan medis. Jika kemudian ada yang hendak mengadopsinya, kami sarankan agar menunggu selesainya penyelidikan," jelas Kapolsek Palengaan, AKP HA Fauzan.
Jika dalam sebulan tak ada yang mengaku sebagai orangtua sang bayi, maka polisis akan melepasnya bagi warga yang hendak mengadopsi. (fat/fat)










































