Korban Dikeroyok Puluhan Pria Tegap Berhelm

3 Orang Rambut Cepak Luka Tusuk

Korban Dikeroyok Puluhan Pria Tegap Berhelm

- detikNews
Sabtu, 31 Jul 2010 03:33 WIB
Sidoarjo - Perkelahian yang mengakibatkan 3 orang berambut cepak yang tertusuk terjadi di Terminal Bungurasih melibatkan puluhan orang berhelm. Korban dikeroyok usai menyantap es campur.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB, Jumat (30/7/2010) lokasi tepatnya di kawasan pujasera terminal kedatangan bus antar kota.

Tanda-tanda bakal ada tawuran itu sebenarnya sudah terasa sejak pukul 20.00 WIB. Sebab saksi menyaksikan banyak pria berbadan tinggi tegap berkeliaran memakai helm. Ada juga yang duduk-duduk di depot.

"Mereka semua menggunakan jaket dan helm," kata 'Y' salah satu pedagang makanan setempat saat ditemui detiksurabaya.com, Sabtu dinihari (31/7/2010).

Saat itu korban yang bersama kawannya berjumlah enam orang menikmati es campur. Namun saat keluar, mereka dihampir para pria berhelm itu. Dua orang korban yang dikeroyok itu berhasil kabur, namun empat kawannya menjadi bulan-bulanan.

"Terdengar pertanyaan asal kesatuan mana. Belum sempat menjawab semuanya langsung dipukuli," terangnya.

Setelah korbannya tidak berdaya, semuanya kabur ke arah terminal keberangkatan bus malam, tambahnya. Selain itu, kata Yuli, semua pelaku membawa senjata tajam maupun benda tumpul. "Ada yang bawa besi," ujarnya.

Salah satu sopir taksi, Markus juga mengaku jika dirinya sejak pukul 19.30 melihat sekitar 30 sepeda motor terparkir di sekitar terminal keberangkatan dan semuanya pretelan.

Sedangkan salah satu petugas terminal, Bahar mengaku jika kondisi korban usai dikeroyok sangat mengenaskan. "Ada yang luka di pinggangnya, kepalanya. Pokoknya semua baju dan celananya darah," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Sidoarjo AKBP M Iqbal menyatakan perkelahian di terminal itu mengakibatkan 3 orang menderita luka tusuk. Tapi dia mengaku belum tahu pihak-pihak yang terlibat.

Dan informasi yang digali detiksurabaya.com, salah satunya korban yang masih mengenakan celana lorang dan bersepatu PDL sempat dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim karena pinggangnya terkoyak dan mendapat 6 jahitan sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di komplek Kodam V/Brawijaya. Sementara 2 korban lainnya dikabarkan dilarikan ke rumah sakit di kawasan Sepanjang. (gik/gik)
Berita Terkait