2.000 Polisi dan 10 K9 Amankan Laga Persik vs Persebaya

2.000 Polisi dan 10 K9 Amankan Laga Persik vs Persebaya

- detikNews
Jumat, 30 Jul 2010 10:15 WIB
Kediri - Anarkisme yang sering dimunculkan suporter Persebaya Surabaya Bonekmania, membuat jajaran Polres Kediri Kota mengambil sikap antisipasi. Untuk laga melawan Persik 5  Agustus mendatang, 2.000 personel dan 10 K9 dikerahkan.

Data yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, 2.000 personel dan 10 anjing pelacak yang akan dikerahkan berasal dari jajaran kepolisian di Rayon IV
Polda Jatim, yang meliputi Polres dan Polres Kota di Eks Karesidenan Kediri dan
Kabupaten Jombang.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi kenekatan Bonekmania datang ke Kota Kediri, meski sebenarnya telah mendapatkan larangan mendukung Persebaya di luar kota oleh PT Liga Indonesia.

"Khusus untuk K 9 (anjing pelacak) akan didatangkan dari Polres Nganjuk dan Jombang, yang secara kebetulan memang mereka yang memiliki," terang Kabag Ops
Polres Kediri Kota Kompol Widharmanto kepada detiksurabaya.com di Mapolres,
Jumat (30/7/2010).

Widharmanto menjelaskan, dari 2.000 personel akan diperintahkan melakukan pengamanan sesuai dengan satuan asalnya. Langkah ini diberlakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya kerusuhan, tidak hanya di dalam lapangan namun juga di luar.

"Seperti Lantas nanti ya tugasnya pengamanan jalur sejak perbatasan Jombang-
Mojokerto. Sementara Intel dan Reskrim di kerawanan kejahatan, sedangkan Samapta
menjaga kemungkinan adanya amuk massa," jelas Widharmanto.

Langkah antisipasi ini diakui juga oleh Widharmanto, dipicu seringnya Bonekmania
melakukan anarkisme dalam setiap aksinya mendukung tim kesayangannya. "Sejak
dulu yang namanya pertandingan Persik lawan Persebaya itu aman, yang bahaya itu
ya boneknya. Makanya sebelum ada apa-apanya kami mengambil sikap antisipasi,
terutama saat mereka di perjalanan," ungkapnya tegas.

Diinformasikan sebelumnya, PT Liga Indonesia telah memutuskan menggelar laga Persik vs Persebaya 5 Agustus mendatang di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Laga ini sendiri seharusnya dihelat pada Bulan April lalu, namun tertunda akibat tidak adanya izin dari polisi.

(fat/fat)
Berita Terkait