Saat mendapati motornya tidak ada di tempat parkir, dia langsung mencari dibantu warga sekitar. Dalam upaya pencarian itu, korban diberitahu warga ada orang menuntun motor. Saat itu juga Juhra langsung melakukan pengejaran terhadap orang tersebut.
Dalam pengejaran itu akhirnya, motor milik korban berhasil ditemukan. Motor dengan Nopol P 6114 RD didapati korban sedang dituntun orang. Seketika itu, orang yang menuntun sepeda motor langsung dihentikan. Saat pembawa motor milik korban diintrograsi, orang tersebut tidak memberikan jawaban. Bahkan, sikap yang ditunjukan seseorang yang membawa motor tersebut sempat membuat korban kesal.
Seiring kejadian itu, ada petugas Polsek Mayang yang melintas di jalan tersebut. Petugas langsung mendekat ke lokasi kejadian dan selanjutnya membawa orang yang diduga membawa kabur motor milik Juhra tersebut ke Polsek Mayang.
Setelah dilakukan interograsi, ternyata pelaku yang belakangan diketahui bernama Miskianto tidak nyambung jika diajak bicara. Karena tidak nyambung saat diajak bicara, Miskianto langsung dibawa ke RSD dr Soebandi Jember.
"Miskianto kami periksakan ke psikiater. Hasilnya belum dapat kami diketahui,” ujar Kapolsek Mayang, AKP Hery Wahyono.
Namun, kata dia, menurut keterangan tetangganya, Miskianto mengalami gangguan jiwa. "Dia (Miskianto) tidak mempunyai sanak keluarga. Dia sudah lama berkeliaran kemana-mana karena gangguan jiwa," ujarnya.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater untuk mengetahui apakah laki-laki itu benar-benar gila atau tidak.
(fat/fat)











































