Trailer Masuk Tambak Ikan, Sopir Tewas

Trailer Masuk Tambak Ikan, Sopir Tewas

- detikNews
Kamis, 29 Jul 2010 14:54 WIB
Tuban - Sopir trailer, Muhammad Sulkan (41) asal Krajan RT 1/RW 4, Kelurahan Manjurjiwan, kecamatan Kota, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ditemukan tewas dengan perut menggelembung.

Rupanya, truk bernopol H 1937 BS yang dibawa nyungsep masuk tambak ikan di kawasan jalur Pantura di Desa Temangkar, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Kamis (29/7/2010).

Diduga kuat penyebab kematiannya, karena dia tak bisa ke luar kabin kendaraan karena pintunya terjepit lumpur. Terlebih air tambak penuh sehingga korban diduga
tak bisa bernafas.

Kini jenasah supir truk trailer malang itu, masih di kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban. Menunggu dijemput keluarganya untuk dibawa pulang ke Demak. Sementara trailernya diamankan di Pos Lantas Temangkar, Widang-Tuban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jika sopir yang membawa trailer kosongan tanpa kenek dari Surabaya menuju Semarang. Tepat di kawasan Jalan Tuban Widang di KM 35, tiba-tiba trailer itu oleng ke kiri tak bisa dikendalikan.

Sesaat berikutnya trailer pun langsung terjebur di tambak ikan air tawar di kawasan setempat. Bagian depan truk langsung nyungsep tenggelam di tambak. Hal itu menyebabkan, pengemudinya tak bisa ke luar dari kendaraan.

Meski truk dalam kondisi tidak ringsek, namun pengemudinya tak bisa ke luar dari kabin. Muhammad Subkan, diduga kuat kehabisan nafas karena kabin telah dipenuhi air. Dia tak bisa membuka pintu karena bagian depan truk itu masuk kubangan lumpur bercampur air.

Pengguna jalan yang mengetahui adanya truk nyungsep ke tambak, langsung melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi Lalu Lintas di Temangkar yang jaraknya sekitar 200 meter arah selatan dari lokasi kejadian. Evakuasi terhadap truk apes itu telah sedemikian cepat dilakukan pihak Lantas Polres tuban bersama warga setempat. Akan tetapi masih tak mampu menyelamatkan jiwa pengemudi trailer tersebut.

"Kasihan sopirnya, dia tidak bisa ke luar dari kendaraan karena kedua pintunya terjepit lumpur. Tadi saat dikeluarkan dari kabin truk, kondisi perutnya melembung. Mungkin kebanyakan minum air," kata Abdul Hasan saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi.

Kasat Lantas Polres Tuban AKP Sugeng ST yang ditemui wartawan menyatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kejadian yang menewaskan pengemudi trailer. Selain itu, jajarannya berusaha melakukan evakuasi, namun masih belum bisa menyelamatkan sang supir.

"Kami masih melakukan penyelidikan hingga terjadinya trailer masuk tambak ini," kata Sugeng ST.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini