Moh Rahiem, wartawan RCTI yang hendak mengambil gambar pertemuan di ruang paripurna diusir dengan nada keras. Menurut Rahiem, ketua dewan sempat mengeluarkan kata-kata "Wartawan keluar. Ayo cepat keluar!" kata Rahiem menirukan Imam Hasyim.
Wartawan lain yang hendak meliput pun sempat terlibat aksi dorong dengan staf sekretariat dewan di pintu masuk ruang paripurna. Wartawan setempat yang sudah terlanjur kecewa karena dilecehkan pun menolak mengikuti jumpa pers yang hendak dilakukan antara IDI dan pimpinan dewan.
Sementara, Ketua DPRD Sumenep, Imam Hasyim mengatakan, pertemuan tertutup dilakukan bersama IDI karena dokter mempunyai kode etik tersendiri. "Jadi, sah saja kalau bertemuan barusan dilakukan dengan cara tertutup," terang Imam usai melakukan pertemuan dengan IDI.
(gik/gik)











































