Saat diamankan, mereka sedang asyik menunggu di tempat kos di lingkungan Pesanggrahan, Tretes. Semula polisi yang berpakaian preman merazia sejumlah wisma esek-esek di kawasan tersebut. Namun pintu rumah yang dituju itu sudah tertutup rapat sebelum polisi datang.
Diduga, razia pertama yang digelar menjelang Ramadan ini bocor. Alhasil, razia pun
tetap dilanjutkan dengan sasaran tempat kos yang disinyalir sebagai tempat
mangkalnya para PSK.
"Mereka kami jaring di tempat kosnya. Ini dalam rangka menyambut Ramadan yang tinggal beberapa pekan lagi," kata Kapolsek Prigen AKP Suyadi saat ditemui di Mapolsek Prigen Senin dini hari.
Dia menambahkan, tempat kost yang digerebek di lingkungan Pesanggrahan menemukan 5 PSK. Razia pun kembali dilanjutkan di sekitar Gg Sono dan berhasil menangkap 6 PSK lainnya.
Berikutnya, 11 PSK itu pun dibawa ke Mapolsek Prigen untuk diperiksa. Suyadi menjelaskan, razia itu digelar menyambut bulan ramadan yang tinggal beberapa pekan lagi.
"Harapannya, masyarakat bisa lebih tenang melakukan ibadah tanpa terganggu adanya kegiatan esek-esek," tambahnya.
Menurut rencana, para PSK itu selanjutnya akan dibawa ke PN Bangil untuk disidang
tipiring. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2007 tentang
larangan kegiatan prostitusi.
(fat/fat)











































