Selain itu, Kantor Camat diberi otoritas untuk melaksanakn tugas pelayanan masyarakat. Melalui cara itu warga tidak perlu lagi ke kantor Pemkab Tuban untuk mengurus surat-surat administrasi. Itulah janji yang ditawarkan pasangan bakal calon bupati Tuban dari jalur independen, Bambang Lukmantono.
"Yang pasti warga masyarakat di wilayah pedesaan akan menikmati dana dari APBD secara utuh," tegas Bambang Lukmantono usai deklarasi di Jalan Letda Sucipto-Tuban, Minggu (18/7/2010).
Helat sederhana yang dihadiri ratusan warga itu, juga dilakukan persiapan operasi 2 balita penderita bibir sumbing. Yakni Muh Ihsan dan M Jauharun Nabih. Mereka akan dioperasi di RS Haji Surabaya atas biaya calon bupati periode 2011-2016 itu.
Bambang yang akrab disapa BL menambahkan, selama ini warga di wilayah pedesan belum bisa menikmati pembangunan secara utuh. Sekaligus belum juga mengelola dana yang menjadi haknya secar baik. Sebab, meskipun ada program dari pemerintah tentang Alokasi Dana Desa (ADD), namun masih saja dikerjakan oleh rekanan.
Hasilnya, tambah BL yang didampingi pasangannya calon wakil bupati, H Masduki, realisasi proyek pembangunan fisik tidak sesuai harapan masyarakat. Itu karena selama pelaksanan masih terindikasi terjadinya kebocoran dana.
"Ini menjadi prioritas kerja kami mendatang,” tegas Masduki yang kelahiran Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Tuban itu. Pada bagian lain BL menegaskan, tingkat layanan masyarakat desa juga akan dikepras sampai tingkat kecamatan.
Artinya, pihak Kantor Camat akan diberi otoritas memberikan layanan publik sampai tuntas. Sehingga tidak perlu lagi warga desa harus jauh-jauh ke kota Tuban hanya untuk mengurus KTP atau akta kelahiran.
"Untuk program ini bakal diberikan otorisasi penuh kepada Camat, tujuannya untuk memberi layanan memuaskan kepada rakyat," katanya.
(gik/gik)










































