"Selain melakukan penyelidikan kita juga melakukan evaluasi menyeluruh mulai sistem penjagaan, lokasi dan lainnya yang kita anggap perlu dilakukan evaluasi darti hasil laporan mereka tentunya," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Jatim, Djoko Hikmahadi saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (16/7/2010).
Djoko mengatakan, pihaknya akan fokus melakukan evaluasi terhadap truk sampah yang setiap hari masuk untuk mengambil sampah rutan. "Evaluasi yang paling kita fokuskan yakni harus adanya peningkatan pemeriksaan terhadap truk sampah yang datang. Karena selama ini dianggap aman-aman saja," ujarnya.
Djoko juga tidak mengelak jika masalah kaburnya napi tidak lepas dari kurangnya jumlah petugas jaga yang dianggapnya sebua masalah klasik.
"Ini memang maslah klasik. Tapi kan harus bisa diselesaikan. Jika tidak segera diselesaikan akan menjadi antik," ungkapnya.
(ze/wln)










































