Dihajar Massa, Pencopet di Atas KA Akhirnya Tewas

Dihajar Massa, Pencopet di Atas KA Akhirnya Tewas

- detikNews
Jumat, 16 Jul 2010 12:15 WIB
Dihajar Massa, Pencopet di Atas KA Akhirnya Tewas
Kediri - Masih ingat dengan Drajat Indra Purnomo (36), warga Desa Puron, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah? Lelaki yang kedapatan mencopet di atas kereta api Senja jurusan Jakarta-Kediri meninggal dunia, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Kertosono.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, Drajat meninggal pada Rabu (14/7/2010) dinihari, setelah luka yang dideritanya akibat amuk massa sangat parah. Bahkan, hingga sepekan dirawat di rumah sakit dia tetap tak sadarkan diri.

"Iya benar, dia meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Ariawibawa Anggakusuma, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Jumat (16/7/2010).

Aria mengungkapokan berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit, Drajat dimungkinkan mengalami gegar otak. Perkiran itu muncul setelah luka parah yang didapatkannya paling banyak berada di bagian kepala. "Ya mungkin saat dihajar massa di atas kereta itu," ungkapnya.

Jenazah Drajat saat ini sudah dimakamkan, meski tidak dilakukan di alamat sesuai yang tertera dalm kartu identitasnya. Drajat dimakamkan di Desa Lamong, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang diakui sebagi tanah kelahirannya.

"Kami dari kepolisian bersama rumah sakit yang akhirnya memulangkan, karena keluarganya juga sempat menolak. Pelaku sendiri dalm catatan kepolisian memang seorang residivis dalam berbagai kejahatan," tutur Ariawibawa.

Sebelumnya, Drajat beraksi di atas KA Senja jurusan Jakarta-Kediri. Namun aksinya itu digagalkan setelah korban Sri Wigati (36), memberikan perlawanan dengan berteriak dan mengejar pelaku. Kondisi kereta yang padat menjadikan pelaku gagal melarikan diri dan menjadi bulan-bulanan massa, hingga akhirnya mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit, setelah sebelumnya diturunkan di Stasiun Kertosono.
(wln/wln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini