Emilia Contessa yang berpasangan dengan Zaenuri Ghazali nomor urut 3 mengaku namanya tidak masuk DPT, karena masih tercatat sebagai warga Jakarta. Hal itu dibuktikan dengan KTP yang dipegangnya.
Artis senior ini beralasan waktu yang mepet itulah yang membuatnya tidak sempat mengurus surat pindah domisili dari Jakarta untuk mendapatkan KTP Banyuwangi. Meski, untuk mendapatkan KTP Banyuwangi, bukan hal yang sulit walau sedikit rumit birokrasinya.
"Persiapan saya hanya 7 bulan untuk maju (Pilkada.red)," jelas Emilia Contessa kepada wartawan saat ditemui dirumahnya di Perumahan Mendut Regency Banyuwangi, Rabu (14/7/2010).
Meski begitu, dia tak berkecil hati. Untuk menunggu proses pencoblosan usai, dirinya didampingi beberapa kerabat dan orang dekatnya memilih untuk mengunjungi beberapa tempat. Diantaranya, Lapas Banyuwangi dan kediaman orangtuanya di Kelurahan Karangbaru dan Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi.
Emilia optimis jika banyak warga yang memberikan suara pada dirinya, khususnya di daerah perkotaan Banyuwangi. Namun dia merasa kecewa dengan banyaknya perusahaan swasta yang tidak meliburkan karyawannya saat pencoblosan.
"Saya agak optimis untuk di kota. Ada sekitar 80 ribu hak suara di sini. Pantauan
saya masih separuh yang datang. Saya kecewa dengan perusahaan swasta yang tidak meliburkan karyawannya dihari ini," tandasnya.
Sementara Pilkada Banyuwangi ada tiga pasangan calon yang bertarung. Mereka, yakni Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko dengan nomor urut 1. Jalal-Yusuf Nuris dengan nomor urut 2, serta Emilia Contesa-Zaenuri Ghazali dengan nomor urut 3.
(fat/fat)











































