Urutan kedua diraih pasangan nomor urut 1 yakni yang juga incumbent Muhadi Suyono-Yusuf Pribadi (HAYU) yang diusung koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh suara 174.095.
Perolehan suara terendah pasangan nomor urut 3 Supriyanto-Nyamut Saseno (PRIMUS) yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) hanya mendapatkan 116.556 suara.
Ketua KPU Ponorogo Fatkhul Aziz mengatakan bahwa hasil rekjapitulasi tersebut mutlak sah meski salah satu Tim sukses Cabup tidak menandatangani berkas acara hasil rekapitulasi tersebut.
"Hasil sudah sah meski berita acara tidak ditandatangani salah satu tim sukses, sehingga keabsahan tidak diragukan lagi," jelas Fathul Aziz kepada wartawan di Gedung Sasana Praja Jalan Diponegoro, Kamis (8/7/2010).
Fathul mengungkapkan sejauh ini pihaknya belum berpikir adanya salah satu pasangan yang kemungkinan akan mengajukan gugatan ke MK mengenai hasil tersebut.
"Kita sampai saat ini belum ada laporabn mengenai gugatan tersebut dan mudah-mudahan semua sudah terimalah, karena bagaimanapun pemenang hanya satu pasang seperti hasil kesepakatan dalam perjanjian semua calon," tutur Fatkhul.
Dari data rekapitulasi tersebut dari jumlah total suara yang sah 541.289 sedangkan suara tidah sah mencapai 10.648 dari jumlah DPT 772.163 orang dengan 1.578 TPS yang tersebar di 305 Desa/Kelurahan dan 21 Kecamatan.
(wln/wln)










































