Pelaku pemerkosaan terhadap Bunga yakni, Alwi (19), warga Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, yang berstatus protolan SMA swasta di Sumenep.
Modusnya, pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor. Di tempat sepi, korban diminta turun. Alasannya kehabisan bensin.
Lalu korban dibawa ke sebuah ladang dan dipaksa untuk melayani nafsu birahi pelaku. Korban sempat melawan dan berontak. Namun, kalah kuat sehingga keperawanan korban hilang di tengah ladang.
"Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya dipaksa melayani nafsu birahi Alwi di tengah ladang," kata Bunga, pada wartawan di Mapolres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (8/7/2010).
Aksi serupa kembali dilakukan pelaku saat korban berusaha meminta pertanggungjawaban 1 minggu setelah kejadian. "Saya kembali dipaksa melayani nafsu birahi Alwi yang kedua kalinya saat saya berusaha minta tanggungjawab," ujarnya.
Korban yang hanya hidup pas-pasan bersama bapaknya tersebut meratapi nasipnya sendiri. Korban tak pernah menceritakan kejadian yang menimpa. Kasus ini terkuak setelah perut korban kelihatan besar.
"Saya baru tau kalau hamil setelah dibawa ke dukun anak oleh tetangga. Alwi pun tidak mau bertanggungjawab dan kejadian ini harus diusut oleh polisi," ungkapnya.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, korban saat ini masih berada di salah satu ruang Polres Sumenep untuk mendaftarkan kasusnya ke penyidik. Korban terlihat kusam dan sesekali menundukkan kepala.
(bdh/bdh)











































