Diduga Cemburu, Wakapolsekta Tusuk Anggota Polresta Malang

Diduga Cemburu, Wakapolsekta Tusuk Anggota Polresta Malang

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2010 13:59 WIB
Malang - Diduga cemburu, SM (46) seorang perwira polisi berpangkat Iptu tega menusuk Didik Tri Ratno (36), anggota Sabhara Polresta Malang berpangkat Bripka.Korban mengalami luka tusuk sepanjang 8cm di bagian ketiak kanan setelah ditusuk pelaku menggunakan sebuah paku.

Dari keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, peristiwa terjadi di lapangan parkir Malang Olympic Garden di Jalan Kawi, Kota Malang sekitar pukul 20.30 WIB, Senin (5/7/2010).

Pelaku juga menjabat Wakapolsekta Blimbing ini secara tak sengaja mempergoki korban bersama Anik (35), istrinya, langsung naik pitam dengan menusukkan sebuah paku ke arah korban.

Warga sekitar mengetahui kejadian itu langsung berusaha melerai. Korban warga Perum Tawangsari Blok 4A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, mengalami luka tusuk dilarikan ke RSSA Malang. Mengetahui pelaku dan korban adalah anggota polisi warga melaporkan ke Polresta Malang.

"Setelah dapat laporan provost langsung ke TKP mengamankan pelaku. Saat ini kami
masih melakukan pemeriksaan," kata Kapolresta Malang AKBP Daniel Tahi Monang
Silitonga ditemui di Mapolresta Malang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Selasa
(6/7/2010).

Daniel menjelaskan, pelaku menggunakan sebuah paku untuk menusuk korban. Hingga saat ini barang bukti tersebut masih dilakukan pencarian. Sementara dari  hasil pemeriksaan sementara motif dari aksi nekat pelaku diduga karena terbakar api cemburu.

"Dugaan kami ini masalah keluarga, lebih jelasnya pelaku cemburu terhadap korban
yang mempunyai hubungan dengan istrinya," ungkapnya.

Daniel sendiri belum dapat memastikan, apakah saat kejadian korban tengah bersama istri pelaku. Atau keduanya secara tak sengaja bertemu di tempat kejadian. "Kalau
detailnya saya belum tahu apakah bertemu tidak sengaja, atau pelaku menguntit
istrinya ketika bertemu korban," ungkapnya.
(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini