Evakuasi 3 gerbong yang terguling menggunakan kereta crane. 2 gerbong saat ini sudah berhasil dievakuasi dan rencananya akan dikirim ke Surabaya untuk diperbaiki.
Menurut Humas Daops VII, Hariyono, jam kosong alias tak kereta yang lewat yaitu pukul 21.00-24.00 WIB. Selama 3 jam jalur selatan bebas dari kereta yang beroperasi.
"Evakuasi kita lakukan pada malam hari. Kalau siang hari tidak efektif banyak kereta yang lewat," ungkapnya saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Jumat (2/7/2010).
Evakuasi menggunakan 2 KA crane yang di datangkan dari Solo dan Cirebon dengan melibatkan puluhan petugas yang akan membantu penarikan 3 gerbong KA hingga ke atas rel. 1 gerbong terguling masuk ke jurang dan kedalaman jurang sekitar 10 meter. "Diusahakan semua gerbong bisa dievakuasi hari ini," tuturnya.
Selain mengevakuasi gerbong juga melakukan perbaikan rel dengan melakukan tambahan batu-batu. Mereka mengerahkan 50 orang pekerja dari Daops VI, VII dan VIII. "Perbaikan rel terus kita kebut," tandasnya.
Kecelakaan maut itu terjadi di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk. Dalam kejadian itu 6 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. KA Logawa yang sarat penumpang itu terguling pada pukul 14.30 WIB, Selasa (29/6/2010) saat menuju Surabaya.
(wln/wln)










































