"Kita back up polres untuk membantu penyelidikan. Satu unit kita kirim ke Madiun. Jumlahnya 6 orang," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Pratiknyo kepada wartawan di sela-sela acara syukuran HUT Polri ke 64 di Gedung Mahameru Polda Jatim, Kamis (1/7/2010).
Pratiknyo menyatakan jika menginginkan kepastian sebaiknya menunggu hasil dari KNKT. Alasannya, di dalam KNKT ada anggota Polri namun pihaknya tetap akan membackup.
Pratiknyo menduga penyebab kecelakaan yang menewaskan 6 orang dan puluhan orang mengalami luka ringan dan berat itu posisinya saat di tikungan. "Kalau lihat posisinya kan di tikungan dan menurut ilmu dorongan dari samping lebih kuat sehingga semburat," ujarnya.
Sebelumnya, KA Logawsa jurusan Purwokerto-Jember anjlok dan terguling di sekitar
perlintasan Wilangan-Saradan, hingga menjadikan 6 nyawa penumpangnya melayang,
serta 75 lainnya luka-luka. Dari hasil identifikasi KNKT, masinis diduga melakukan
kesalahan dengan mengemudikan keretanya melebihi kecepatan yang diizinkan.
(ze/fat)










































