Hanya saja Murjito pria paruh baya ini mengalami luka di bagian kepala dan tangan akibat terkena reruntuhan bangunan rumahnya. Hingga kini warga sekitar masih
bergotong royong untuk memperbaiki rumah korban.
Menurut Marlin (52), salah satu anak korban menuturkan, tabung meledak setelah ayah memasak nasi. Mendadak suara ledakan terdengar bersamaan seluruh kontruksi bangunan rumah berukuran 4 kali 10 meter persegi ini roboh.
"Bapak mau memasak nasi, selang beberapa lama setelah kompor dinyalakan langsung meledak," ungkapnya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Marlin mengungkapnya ayah tinggal bersama kakaknya yang Marlan (54), yang selamat dari kejadian itu. Meskipun sempat terjebak reruntuhan bangunan saat berada di dalam kamar.
Marlin mengaku ayahnya kemarin mengganti isi dari tabung yang telah habis. Entah apa penyebabnya hingga tabung meledak. "Kemungkinan karena bocor," tuturnya.
Kerasnya suara ledakan juga didengar Andi (40), tetangga korban. Bahkan menurutnya, suara ledakan hingga terdengar sampai radius 100 meter dari lokasi
kejadian.
"Suara keras seperti bom. Kami para tetangga langsung panik dan mencari sumber ledakan. Ternyata asal leadakan dari rumah Mujiarto," ujarnya ketika membantu memperbaiki rumah korban.
Sementara itu, Mujiarto ketika ditanya mengenai kejadian itu, menuturkan, bahwa dirinya tidak mengetahui kalau tabung dalam kondisi bocor. "Saya tidak mengetahui kalau tabung bocor. Waktu saya nyalakan bisa saya tidak mencurigai akan memicu ledakan," kata bapak lima anak ini.
Aparat kepolisian sendiri masih menyelidiki penyebab ledakan dengan mengamankan barang bukti tabung 3 kilogram milik korban.
(wln/wln)











































