Korban Tewas Diberi Santunan Rp 25 Juta

KA Logawa Terguling

Korban Tewas Diberi Santunan Rp 25 Juta

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2010 11:41 WIB
Korban Tewas Diberi Santunan Rp 25 Juta
Madiun - Janji PT KA memberi bantuan biaya pengobatan dan santunan korban KA Logawa mulai direalisasikan. Pihak Asuransi Jasa Raharja sebagai rekanan mengaku sudah mendata dan menentukan besaran nilai bantuan dan santunan yang akan diberikan.

Data yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, korban meninggal akan diberi bantuan biaya pengobatan maksimal Rp 10 juta, sedangkan meninggal dunia mendapatkan santunan Rp 25 juta. Data yang dimiliki Jasa Raharja, dalam kecelakaan KA Logawa terdapat 6 korban meninggal dan 75 korban luka yang dirawat di RS Panti Waluyo, Caruban.

"Untuk yang meninggal bahkan sudah kami berikan untuk 3 orang yang kebetulan
berdomisili di Madiun, sedangkan 2 lainnya diluar Madiun akan segera disusulkan.
Sementara 1 korban lain belum bisa kami berikan karena belum ditemukan ahli
warisnya," jelas Kepala Perwakilan Jasa Raharja Madiun I Gede Ngurah Made Winata,
saat ditemui detiksurabaya.com di sekitar lokasi kejadian, Rabu (30/6/2010).

Made menambahkan, 1 korban meninggal yang belum bisa dibayarkan asuransinya yakni Rahmad Bayu Rianto (14) warga Jalan Manggala Mulya No.47, Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun. Jasa Raharja belum bisa membayarkan nilai asuransi, setelah keberadaan orang tuanya belum bisa diketahui.

"Itu kabarnya ibunya meninggal, sedangkan bapaknya tidak diketahui keberadaannya.
Sementara syarat penerima asuransi adalah suami atau istri, orang tua sah atau
anak," imbuh Made.

Ditanya bantuan biaya pengobatan untuk 9 korban luka di RSUD Nganjuk, Made mengaku pihaknya tetap akan membayarkan. Meski demikian, melihat lokasi perawatan pengajuan diminta dilakukan di perwakilan Jasa Raharja kota asal. "Itu hanya teknis dan kami pastikan tetap akan memberikan bantuannya," ujarnya.

Sebelumnya KA Logawa terguling di Saradan-Madiun, Selasa (29/6/2010) dan memakan 6 korban tewas dan 76 lainnya mengalami luka-luka. Belum diketahui penyebabnya kereta kelas ekonomi ini terguling.
(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini