"Yang dari Surabaya terlambat 2 jam, yang dari Malang terlambat 4 jam," kata pengawas seksi operasi wilayah Malang, Romi Prihandoko, saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (29/6/2010).
Romi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Stasiun Gubeng mengatakan bahwa kereta jurusan Bandung-Jakarta yang berangkat dari Stasiun Gubeng akan berangkat melalui Stasiun Pasar Turi dengan dilewatkan Sidotopo. Tetapi penumpang tetap naik kereta dari Stasiun Gubeng, bukan dari Satasiun Pasar Turi.
"Kami mengutamakan pelayanan terhadap para penumpang," tutur Romi.
Nantinya, kata Romi, kereta akan dilewatkan jalur Utara melalui Semarang untuk jurusan Jakarta dan melalui Gambringan-Solo untuk jurusan Bandung. Kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Gubeng adalah Bima (17.00 WIB), Turangga (18.00 WIB), Sancaka (15.00 WIB) dan Mutiara Selatan (16.30 WIB). Sedangkan kereta dari Malang yang diberangkatkan lewat jalur Utara adalah Mataremaja, Malabar dan Gajayana.
KA Logawa terguling pada pukul 14.30 WIB. Saat kejadian kereta membawa banyak penumpang. 6 orang tewas dalam kejadian itu dan 73 orang terluka dalam peristiwa itu.
(iwd/wln)











































