"Kebetulan saya duduk di gerbong belakang. Tiba-tiba kereta terasa bergetar saat berjalan dan langsung gerbong oleng ke kiri atau sawah," kata seorang saksi yang juga mendapat perawatan di RSUD Panti Waluyo Jalan Ahmad Yani Kota Caruban, Madiun, Rudiono (32) warga Purwokerto kepada detiksurabaya.com, Selasa (29/6/2010).
Rudiono sendiri bersama istri, Yuli dan 2 anaknya juga mengalami luka dan menadapt perawatan intensif. Salah satu anak Rudiono, Bayu Romadhon (9 bulan) mengalami trauma kepala dan kondisinya menangis terus.
"Saya bingung sekali. Dua anak saya luka trauma di kepala, istri saya juga mengalami luka di ruangan lain," jelas pria yang berprofesi sebagai sopir angkot yang akan menuju ke Surabaya.
Sementara hingga pukul 16.30 WIB, banyak keluarga mencari para korban. Terdengar tangis haru dan tangis anak-anak yang mengalami luka. (fat/fat)











































