Pihak Polresta Pasuruan kini meminta keterangan 4 saksi. "Hingga saat ini total sudah empat orang saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa itu," kata Kasatreskrim Polrestas Pasuruan AKP Ponasit, kepada detiksurabaya.com, Senin (28/6/2010).
Keempat orang saksi itu yakni Sholihin (46), pria yang sehari-hari bertugas sebagai penjaga malam dan 3 saksi lainnya merupakan petugas keamanan kantor yang ada di sekitar lokasi yakni Pemkot Pasuruan dan kantor Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI).
"Kami kan butuh keterangannya. Makanya, siapapun yang kami dimungkinkan mengetahui, kami coba mintai keterangan. Termasuk satpam dari dua kantor itu," terangnya.
Sebelumnya, kantor PN Pasuruan dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Meski tak ada korban jiwa, namun beberapa fasilitas yang ada di ruangan rusak parah karena terbakar. Diantaranya, kursi, kaca jendela.
(fat/fat)











































