Diantaranya, 2 botol bom molotov siap dan sejumlah batu berbalut kain yang sebelumnya direndam bensin. Sejauh ini, pihak kepolisian masih belum berani menyimpulkan motif serta pelaku kejadian tersebut.
"Masih kami selidiki. Rencananya, tim Puslabfor cabang Surabaya juga kami libatkan," jelas Kapolresta Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibomo di lokasi kejadian, Senin (28/6/2010).
Sebelumnya, kantor PN Pasuruan dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Meski tak ada korban jiwa, namun beberapa fasilitas yang ada di ruangan rusak parah karena terbakar. Diantaranya, kursi, kaca jendela.
(fat/fat)











































