Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang terjadi menjelang pelaksanaan Piwali itu. "Motifnya belum kami ketahui. Sementara ini masih kami selidiki dulu," kata Kapolresta Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibomo di lokasi kejadian, Senin (28/6/2010).
Salah satu saksi, Asmaniah menuturkan, peristiwa yang berlangsung pukul 02.00 WIB itu berlangsung cepat. Saat itu, Asmaniah yang terlelap tidur di kantin belakang PN dikejutkan oleh teriakan suaminya yang melihat adanya kobaran api di kantor bagian belakang.
"Waktu itu saya tidur. Karena dengar suami saya teriak, saya akhirnya bangun,"
kata Asmaniah.
Seketika itu dia dan suaminya bergegas keluar sembari berteriak meminta tolong. Meski begitu, wanita yang sehari-hari berjualan di kantin PN ini sempat melihat kelebatan seseorang.
Menurut Asmaniah, begitu mendengar dirinya meminta tolong, sosok yang diduga sebagai pelaku itu langsung bergegas kabur melompati pagar di sebelah timur. "Dia langsung lari," ujarnya.
Sementara akibat kejadian itu sejumlah fasilitas yang ada di ruangan rusak parah karena terbakar. Diantaranya, kursi, kaca jendela. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah memasang police line.
(fat/fat)










































