Menurut penuturan Indah (29), salah seorang teman Alex, Sabtu (19/06/2010) mengatakan, orang pertama kali yang menemukan korban adalah Alex pada pukul 07.00 WIB. Saat itu alex melihat ayahnya sudah tergeletak di ruang tengah dengan kondisi kepala luka dan berlumur darah.
"Ayah Alex ini pensiunan dokter apa gitu saya kurang paham, tadi waktu Alex baru sampai dari Surabaya melihat ayahnya sudah meninggal dan kemudian menelepol saya untuk membantu karena takut dan panik memanggil pak RT untuk melaporkan ke POlresta Madiun,” jelas Indah.
Sementara itu Parno (45), ketua RT 028 RW 07 kepada wartawan di lokasi mengungkapkan bahwa sore kemarin korban masih terlihat keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor. Selain itu, korban juga jarang berkunjung ke tetangga. Sejak semalam tetangga sekitar juga tidak mendengar suara yang mencurigakan dari rumah korban.
"Sore kemarin kata istriku masih terlihat naik sepeda motor, dan kalau malam rumah memang sangat gelap lampu hanya ada di kamarnya saja,’ jelas Parno.
Parno menambahkan saat dirinya masuk melihat banyak bercak darah di lantai dan berbau menyengat seperti darah baru dan telah di tutupi kain. Pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan apakah ada unsur pembunuhan.
"Kita masih cek ini, nanti aja ya," jelas Kasat Reskrim Polresta Madiun, AKP Eko Rudianto sambil masuk ke dalam rumah yang tampak tak terawatt tersebut.
(bdh/bdh)











































