Akibat kejadian itu, 2 orang tewas dan 4 korban lainnya kritis dan mendapat perawatan di RSUD Mardi Waluyo Blitar. Aksi kejar-kejaran itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, setelah pelaku berhasil ditembak.
Peristiwa itu berawal dari pencuri yang masuk ke area garasi penyimpanan truk di Jalan Cemara Kelurahan Karangsari Kecamatan Sukorejo. Saat itu pelaku berhasil membawa truk tronton nopol AG 8316 PA saat diperbaiki.
"Truk tronton itu sedang diperbaiki oleh tukang di garasi. Saat diambil, di bawah truk masih ada orangnya. Untung tukangnya tidak meninggal saat truk dibawa lari," kata Kanit Laka Lantas Polresta Blitar Ipda Heru Sujio kepada wartawan di RSUD Mardi Waluyo, Kamis (17/6/2010).
Truk, kata dia, dibawa lari ke arah Kediri. Sementara pihak pemilik langsung melaporkan ke polisi. Saat kabur, pelaku menabrak pengendara motor di Jalan Tanjung Kota Blitar. Setelah itu pelaku tetap tak kabur hingga tiba di perempatan Srengat dan tak mengindahkan mobil patroli polisi yang sengaja dibiarkan di tengah jalan.
"Tapi pelaku tidak menghiraukan, malah mobil patroli diterjang dan memilih kabur terus," tegasnya.
Hingga berhasil kabur 3 Km dari perempatan Srengat, pelaku menabrak iring-iringan pengendara motor di Jalan Raya Desa Gondang dan menyebabkan 2 korban tewas. Dan akhirnya mobil oleng dan jatuh ke sawah.
"Pelaku yang jatuh dan berusaha melarikan diri akhirnya bisa dilumpuhkan setelah ditembak di bagian kaki kirinya," jelasnya.
Kini pelaku dan korban dirawat di UGD RSUD Mardi Waluyo. Sementara polisi terlihat berjaga di sekitar rumah sakit. (fat/fat)










































