Apalagi si ibu mengalami luka bakar serius di bagian wajah hingga perutnya sebesar 60%.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Provinsi dr Soedono Madiun, dr Dwi Siwi Mardiati mengaku bahwa operasi caesra telah dilakukan, Kamis (10/6/2010) pukul 15.25 WIB. Operasi caesar itu juga atas persetujuan suami korban, Wakit (28) yang juga mengalami luka bakar di bagian paha kanan dan tangan.
"Karena dengan pertimbangan keselamatan bayi yang kita tidak tahu kondisinya. Jangan sampai 2 nyawa meninggal semua. Maka untuk antisipasi kita lakukan operasi cesar kemarin dan kondisi bayi membaik," jelas dr Siwi kepada detiksurabaya.com di kantornya, Jumat (11/6/2010).
Dia menambahkan, hasil caesar tersebut, korban melahirkan bayi laki-laki dengan panjang 45 cm dan berat badan 1.900 gram. Kini dirawat di ruang NICU dengan bantuan incubator dan oksigen.
Sementara pasca caesar, sang ibu dalam kondisi membaik dan dirawat di Instalasi Perawatan Intensif (IPI) 2 dengan suaminya. "Ibunya agak membaik masih kita rawat dengan intensif bersama ayah bayi yang juga mengalami luka bakar 14%" tambah Siwi.
Seperti diberitakan sebelumnya pasangan suami istri mengalami luka bakar di sekujur tubuh saat memasak air sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (9/6/2010). Tiba-tiba kompor gas 3 kg ngebros saat dinyalakan.
Api langsung membesar mengenai tubuh Fitri dan menyambar 4 botol bahan bakar premium di samping kompor. Suami Fitri yang ikut menolong juga ikut terbakar.
(fat/fat)











































