Untuk 10 kondom, para PSK bisa menukar dengan 1 kupon. Kupon-kupon itu berhadiah TV, VCD, kipas angin dan berbagai hadiah hiburan lainnya. Dari 72 PSK, pengumpul kondom terbanyak mencapai 500 yakni penghuni Wisma Kamboja berinisial ST (30). ST pun mendapatkan 50 kupon.
Salah satu PSK Wisma Kamboja berinisial IK (27) mengaku dirinya berhasil mengumpulkan 250 kondom dalam waktu 6 bulan. Kondom-kondom yang dikumpulkan hasil dari kegiatan dengan 'tamu'nya. Jika tidak mau memakai kondom, maka tamu tersebut akan ditolak.
"Pokoknya semua yang mau kencan sama aku wajib pakai kondom, kalau tidak mau ya udah bye," jelas IK dengan nada manja sambil menggoda wartawan, Kamis (10/6/2010).
IK menambahkan dirinya yang datang dari Solo sejak setahun lalu karena faktor ekonomi pasca bercerai dengan suaminya, pamit ke keluarga bekerja di Kalimantan. Dirinya pun tiap 2 minggu sekali pulang dari Madiun ke Solo.
Sementara salah satu pengelola lokalisasi, Suwaji (50) mengaku bahwa pengundian kupon kondom ini dilakukan setiap 6 bulan sekali dengan tujuan untuk mengurangi penularan HIV/AIDS. Aksi ini dilakukan bekerja sama dengan LSM Bambu Nusantara dan Komite Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Madiun. Dengan demikian setiap pria hidung belang yang ingin kencan wajib menggunakan kondom.
(fat/fat)











































