Gemar Bugil dan Kejar Cewek, Bujangan Tuban Dirantai

Gemar Bugil dan Kejar Cewek, Bujangan Tuban Dirantai

- detikNews
Senin, 07 Jun 2010 15:53 WIB
Gemar Bugil dan Kejar Cewek, Bujangan Tuban Dirantai
Tuban - Gara-gara memiliki kegemaran bugil dan menggoda cewek di jalanan, Suntoro (27), warga Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, dirantai di kandang sapi di belakang rumahnya sejak 7 bulan lalu.

Sebelum dirantai, Suntoro sempat dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya, lalu dirujuk ke RSJ Menur dan RSJ Lawang. Saat dirawat RSJ Lawang, Suntoro pulang sendiri berjalan kaki. Semula warga menganggap sudah sembuh, namun sejak 6 bulan lalu itu, ulahnya makin menjadi-jadi.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, bungsu dari 6 bersaudara pasangan Suratman (71) dan Satemi (69) ini semula normal. Setelah menamatkan sekolah di MTs di Patihan tahun 1998 lalu, langsung hijrah mencari kerja di Surabaya.

Tak tahu apa penyebabnya, tiba-tiba sepulang dari kerja di Surabaya Suntoro berperilaku aneh. Suka ngomong sendiri dan akhirnya sekitar 10 bulan lalu, mulai suka menunjukkan alat vitalnya kepada perempuan yang lewat depan rumahnya. Makin lama makin nekad, jika ada cewek lewat Suntoro langsung mencopot pakaian dan mengejarnya.

Melihat ulahnya yang meresahkan, perangkat desa membawa Suntoro ke RSU Dr Soetomo Surabaya. Kemudian dia dirujuk ke RSJ Menur. Tragisnya lagi setelah dari Menur dia dipindah ke RSJ Lawang, Kabupaten Malang.

"Kami sudah tidak punya biaya untuk mengobati Suntoro. Saya tidak tahu apa yang menyebabkan anak itu sampai begitu," kata Ny Satemi, ibu Suntoro saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya di Desa Patihan, Kecamatan Widang, Tuban, Senin (7/6/2010) siang.

Tak hanya mengejar-ngejar cewek sembari bugil, namun Suntoro mulai melempari rumah tetangga. Akhirnya pemuda itu dirantai di bagian lehernya, sehingga tidak sampai berulah menganggu ketentraman warga sekitar. Rantai sebesar jari kelingking sepanjang 2,5 meter yang melilit lehernya itu diikatkan ke besi yang dicor di dalam tanah.

Sementara Sunarti (17), gadis desa setempat yang ditemui menyatakan, pernah satu
kali dia dan kawan-kawannya berjalan tiba-tiba dikejar Suntoro dalam keadaan bugil. Mereka langsung semburat menyelamatkan diri.

"Sudah enam bulan ini Pak, anak saya dirantai saya tak tega melihat kondisinya. Tapi bagaimana lagi kalau dilepas ngamuk malah menyusahkan banyak orang," tambah Ny Satemi.

Hal senada diungkapkan Kepala Dusun (Kadus) Patihan, desa setempat, Abdurohman. Menurut Abdurohman, Suntoro dirantai karena sering melempari rumah penduduk dan mengganggu warga.

"Meski berulah suka bugil mengejar-ngejar perempuan lewat, dia belum pernah melukai orang. Tapi ulahnya melempari rumah dan mushola kan membahayakan," kata Abdurahman.

(fat/fat)
Berita Terkait