"Lokasi ledakan masih dipolice line," ujar Dirut PT Pindad, Adik Avianto Soedarsono, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (2/6/2010).
Adik mengatakan bahwa untuk proses penyelidikan penyebab ledakan akan dilakukan oleh Tim Labfor dari Polda Jatim. Tim labfor sendiri, kata Adik, dijadwalkan akan melakukan penyelidikan Kamis besok.
"Nggak mungkin malam ini, karena lampu penerangan yang ada juga rusak," tambah Adik.
Untuk PT Pindad sendiri, Adik menambahkan bahwa pihaknya juga akan mengevaluasi kejadian tersebut dengan harapan agar kejadian itu tidak terulang lagi. Evaluasi juga mutlak dan harus dilakukan agar PT Pindad bisa memperbaiki diri untuk penyempurnaan proses produksi.
Saat ditanyakan apakah dengan adanya kejadian ini, karyawan PT Pindad diliburkan, Adik menjawab bahwa divisi produksi di PT Pindad adalah banyak, tidak hanya pada divisi detonator saja. Yang mungkin diistirahatkan, lanjut Adik, adalah karyawan pada divisi detonator itu sendiri.
"Di divisi itu kan hanya ada 7 pegawai. Dan 3 diantaranya menjadi korban," tandas Adik. (iwd/bdh)











































