Namun saat dimassa, warga mencurigai jika pencuri itu seorang pemuda mengalami gangguan jiwa. Warga pun berubah tidak beringan dan pelaku pun diserahkan ke Polsek Wungu.
Peristiwa yang terjadi siang tadi bermula saat pelaku datang ke warung korban sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu Yulianti istirahat di teras rumahnya. Rupanya, pelaku mengambil sejumlah rokok dan lari saat kepergok ibu korban, Sudarmi (50).
Seketika itu pula Sudarmi berteriak maling dan warga mengeroyoknya.
Kapolsek Wungu AKP Asih Dwi Yuliati mengaku kejadian pengeroyokan itu dilakukan setelah pelaku mengambil beberapa bungkus rokok dan harta benda korban.
"Begitu ada teriak maling warga langsung menghampiri pelaku lantas sang pemuda justru lari dan sempat di pukul namun tidak beringas karena warga curiga pelaku gila," jelas Asih kepada wartawan di kantornya Selasa (25/5/2010).
Asih menambahkan saat ini keluarga pelaku sudah dihubungi untuk proses hukum. Namun saat ditanya petugas, Aries mengaku beberapa bungkus diantaranya hasil membeli, bukan mengambil dari warung.
Sementara barang bukti yang diamankan 12 bungkus rokok berbagai merek, 19 korek gas, 9 korek api biasa, berbagai identitas kadaluarsa, jam tangah dan dompet.
(fat/fat)











































