Wilayah yang pertama kali direndam oleh air banjir adalah Desa Sedapurplagen
dengan ketinggian 80 cm. Desa tersebut pertama kali terendam pada pukul 20.00
WIB kemarin kemudian banjir menyebar ke seluruh wilayah di 14 desa lainnya.
Berdasarkan pantauan Polsek Benjeng, sore ini banjir sudah surut dan warga sudah
kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan rumah. Banjir semalam ini
sudah menjadi agenda tahunan menimpa kecamatan yang berdekatan dengan Lamongan ini.
"Sudah terkendali dan air sudah hilang sama sekali. Warga juga kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan dari lumpur yang ditinggalkan oleh air sungai itu," kata Aiptu Toni, petugas Polsek Benjeng ketika dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (22/5/2010).
Toni menjelaskan, laporan yang diterima oleh pihaknya, banjir sudah meninggalkan
15 desa itu. Petugas juga tidak menyediakan dapur umum atau tenda pengungsian
untuk masyarakat yang tempat tinggalnya terendam air banjir tersebut.
Korban jiwa, lanjutnya, juga tidak ada dan belum ada laporan kerusakan fasilitas
umum di wilayah itu. Polisi disiagakan untuk membantu warga membersihkan
rumahnya pascabanjir.
(stv/fat)











































