1 Orang kritis dan dirawat di UGD RSUD Dr Soedono Madiun. Korban kritis adalah Erlita Angkasanawati (27), guru honorer SDN Bedoho 1 dan warga RT 12 RW 3 Desa/Kecamatan Jiwan.
Bejo (60) warga yang biasa mengatur lalu lintas di lokasi kepada wartawan mengatakan kejadian terjadi pada pukul 07.00 WIB, Rabu (19/5/2010).
Kala itu mobil yang dikendarai korban berjalan dari selatan. Warga sekitar sudah member tanda KA lewat. Tapi mobil tetap melaju pdan dihantam KA Brantas. Mobil terseret sekitar 15 meter.
"Tadi yang bertugas di sini saya bersama Dawuk dan kebetulan tadi yang bawa rambu stop saya. Mobil lambat jalannya tapi kok bablas dan tersambar KA terseret hampir 15 meter. Korban pingsan dan luka-luka di kaki sekarang sudah di RS Madiun," ungkap Bejo.
Bejo menambahkan di lokasi yang merupakan perbatasan antara Desa Ngetreb dan Teguhan memang sering terjadi kecelakaan dan setahun belakangan ini jarang dilewati. Tapi sejak ada petugas sukarela dirinya dan temannya jalur tersebut dilewati warga kembali.
Mobil milik korban tampak rusak bagian depan dan belakang. Mobil belum dievakuasi dan menjadi tontonan warga. Rencananya mobil itu akan diderek oleh Unit laka Polres Madiun. (wln/wln)











































