"Untuk kelas A sebanyak 22 siswa kami pulangkan. Sedangkan untuk kelas B sebanyak 26 masih bisa mengikuti pelajaran seperti biasa," kata Suparmi, Kepala Sekolah ditemui detiksurabaya.com di lokasi.
Suparmi mengungkapkan kejadian yang menimpa sekolah yang dipimpinnya itu langsung dilaporkan kepada pihak terkait melalui pemerintah desa. Ia berharap pembenahan dapat secepatnya dilakukan sehigga kegiatan belajar mengajar kembali normal.
"Saya sudah ketemu pak lurah dan beliau akan mengupayakan kerja bakti warga. Saya berharap dinas instansi terkait membantu kami," ungkapnya.
Pantauan detiksurabaya.com warga masih bergotong royong membenahi kerusakan di sekitar pemukiman. Sementara puluhan batang pohong tumbang yang melintang jalan dibersihkan dengan peralatan seadanya.
Seperti yang diberitakan, akibat puting beliung Selasa (18/5/2010) malam puluhan rumah dari empat dusun di Desa Sirnoboyo, Pacitan rusak. Kondisi paling parah terjadi di Dusun Ngemplak dan Suruhan ada dua rumah warga hancur pada bagian atap karena tertimpa pohon tumbang. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
(wln/wln)










































